Rabu, 30 Januari 2019

pengertian aswaja

 Pengertian Ahlusssunnah Wal Jamaah

Aswaja versi bahasa terdiri dari tiga kata, yaitu: Ahlu, Al-Sunnah, dan Al-Jama’ah. 

1. Kata Ahlu diartikan sebagai keluarga, komunitas, atau pengikut.
2. Kata Al-Sunnah diartikan sebagai jalan atau karakter. Arti Sunnah secara istilah adalah segala sesuatu yang diajarkan Rasulullah SAW., baik berupa ucapan, tindakan, maupun ketetapan. 
3. Sedangkan kata Al-Jamaah diartikan sebagai perkumpulan. Al-Jamaah secara istilah bermakna sesuatu yang telah disepakati komunitas sahabat Nabi pada masa Rasulullah SAW. dan pada era pemerintahan Khulafah Al-Rasyidin (Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali). 
           Dengan demikian, Ahlusssunnah Wal Jamaah adalah komunitas orang-orang yang selalu berpedoman kepada sunnah Nabi Muhammad SAW. dan jalan para sahabat beliau, baik dilihat dari aspek akidah, agama, amal-amal lahiriyah, atau akhlak hati.

[1] Jama’ah mengandung beberapa pengertian, yaitu :       a). kaum ulama atau kelompok intelektual.
     b). golongan yang terkumpul dalam suatu                            pemerintahan yang dipimpin oleh seorang amir. 
     c). Golongan yang di dalamnya terkumpul orang-              orang yang memiliki integritas moral atau akhlak,          ketaatan dan keimanan yang kuat.
     d). Golongan mayoritas kaum muslimin
     e). Dan sekelompok sahabat Nabi Muhammad                   SAW.
[2] Menurut Imam Asy’ari, Ahlusssunnah Wal Jamaah adalah golongan yang berpegang teguh kepada al-Qur’an, hadis, dan apa yang diriwayatkan sahabat, tabi’in, imam-imam hadis, dan apa yang disampaikan oleh Abu Abdillah Ahmad ibn Muhammad ibn Hanbal.

[3] Menurut KH. M. Hasyim Asy’ari, Ahlusssunnah Wal Jamaah adalah golongan yang berpegang teguh kepada sunnah Nabi, para sahabat, dan mengikuti warisan para wali dan ulama. Secara spesifik, Ahlusssunnah Wal Jamaah yang berkembang di Jawa adalah mereka yang dalam fikih mengikuti Imam Syafi’i, dalam akidah mengikuti Imam Abu al-Hasan al-Asy’ari, dan dalam tasawuf mengikuti Imam al-Ghazali dan Imam Abu al-Hasan al-Syadzili.

[4] Menurut Muhammad Khalifah al-Tamimy, Ahlusssunnah Wal Jamaah adalah para sahabat, tabiin, tabiit tabi’in dan siapa saja yang berjalan menurut pendirian imam-imam yang memberi petunjuk dan orang-orang yang mengikutinya dari seluruh umat semuanya.



Semoga ilmu kali ini bermanfaat bagi kita semua.
Amin ya rabbal alaminn..
Tunggu kelanjutannya ya!!!😊